Apa usaha saya memberikan keuntungan? Apa lebih baik saya kerja? Sejumlah besar banyak pemula UKM kecil kerap menyoalkan soal diatas. Sebagaimana OK sich usaha yang mereka tengah melakukannya. Ditambah lagi kalaupun sebelum kerjakan upayanya itu, mereka ialah seseorang karyawan. Jadi kadang-kadang dapat membuat situasi bingung sebagaimana efisien upayanya.
So, bagaimana Metode Mengalkulasi Keuntungan UKM dengan simpel?

Pengusaha Nirmala Ratimanjari Mataji menyampaikan apabila tentu saja tak semata-mata kurangi pemasukan dengan pengeluaran. Kalaupun sederhana itu kita biasa ucapkan laba. Kalaupun laba positif ya untung, kalaupun negatif ya rugi.

Yang kesempatan ini pengin kita deteksi lebih dari itu. Kita mau menjumpai hingga sampai ke level selisihnya dengan opportunity biaya (yang kerap dimaksud ucapkan dalam ekonomi). Mengapa? Ya kita butuh tahu, jangan-jangan usaha yang kita melakukan itu tak berprospek memang dibanding kalaupun kita masih jadi karyawan.

So, langsung kita coba ke masalah ini ya. Apabila saja kamu franchise suatu brand fast food kecil dengan prediksi pemasukan serta ongkos bulanan sebagaimana berikut. Asal tahu saja sebelum banting setir jadi wiraswasta, kamu ialah seseorang supervisor bergaji 12.000.000.
Pemasukan Keseluruhan: 50.000.000
Ongkos raw material: 25.000.000
Ongkos variabel (sewa tempat, minyak, listrik): 7.000.000
Ongkos pegawai 3 orang: 6.000.000

Apa memberikan keuntungan? Lewat cara sepintas memberikan keuntungan sekali! Upayanya untung 12 juta rupiah kan? Eits, itu kalaupun diatas kertas. Kalaupun kita tambahkan variabel opportunity biaya yang mana kamu mengorbankan diri kamu untuk konsentrasi di usaha ini, memang kamu belum bisa apa-apa loh.

Ada yang dilupa tak dari hitungan diatas? Yap, kamu lupa untuk menggaji diri kamu sendiri. Kalaupun kamu menggaji diri kamu sendiri (yah mesti digaji pun kah kan konsentrasi disana), dengan pemikiran upahnya sama sewaktu kamu jadi karyawan, jadi keuntungan usaha kamu ialah 0 rupiah. Lewat cara simpel usaha kamu tak atau belum membuahkan ketidakcocokan dri keadaan awal mulanya.

Tetapi dalam kondisi di atas, kamu tetap harus berbesar hati loh. Paling tidak kamu sudah memperkerjakan 3 orang pegawai kan? Sekarang yang kamu harus lakukan adalah meningkatkan laba supaya menghasilkan lebih.

Demikianlah tadi sedikit gambaran tentang Cara Menghitung Keuntungan UKM. So, sudahkah kamu menghitung keuntungan riil dari usaha kamu?