Berbagai Penyakit Ikan Koi

Ikan koi adalah ikan hias yang dinikmati karena keindahan warna tubuhnya. Oleh karena itu, penyakit yang umumnya menyerang ikan koi dapat merusak keindahan warnanya.

Meskipun sebenarnya memelihara ikan koi itu mudah, tetapi menjaga keindahan warna tubuh ikan ko, sekaligus membudidayakannya adalah pekerjaan yang tidak mudah.

Umumnya, pudarnya warna dan keindahan sisik ikan koi disebabkan oleh penyakit atau faktorlingkungan yang tidak sesuai. Sebagian besar penyebab penyakit yang timbul dan menyerang ikan koi disebabkan oleh kotoran.

Kotoran yang banyak bisa terjadi karena faces ikan, sisa makanan atau mucus (lender yang tebal).

Secara alami, mucus itu berfungsi sebagai pelindung tubuh pada ikan koi dari hubungan langsung tubuh ikan koi dari kotoran air. Tetapi, jika jumlah mucus terlalu banyak hal ini dapat berakibat buruk terhadap kebersihan air. Bisa jadi karena jumlah ikan koi terlalu banyak. Sehingga mucus menjadi terlalu banyak. Untuk Anda yang ingin memesan ikan koi bisa klik disini

Perlu anda ketahui juga bahwa ikan koi yang semakin tua dan dewasa, akan menghasilkan mucus yang semakin banyak juga.

Air yang kotor dapat menghasilkan parasite dan bakteri. Dan inilah yang menimbulkan penyakit pada ikan koi, daya tahan menurun karena ikan koi menjadi stress. Langkah umum yang sering dilakukan untuk membersihkan kolam dari mucus, bakteri dan parasite adalah dengan penggantian air kolam secara total untuk mendapatkan air yang bersih kembali.

Idealnya, penggantian air dilakukan 2 minggu sekali. Atau anda bisa memakai cara yang lain yaitu dengan menggunakan system air mengalir pada kolam, sehingga air kolam tergantikan secara terus menerus selama ikan koi ada di dalam kolam. Setelah dirasa air kolam tergantikan dan bersih kembali, pengaliran air dapat dihentikan.

Ciri-ciri Ikan Koi yang Terkena Penyakit

Sejak dini perlu dikenali gejala ikan koi yang terkena penyakit. Secara umum ikan koi yang terkena penyakit memiliki karakter yang berubah dari biasanya.

  • Lender ikan menjadi lebih banyak dari biasanya
  • Ada bagian tubuh yang memiliki bercak luka, gejala busuk, benjolan yang tampak dari luar.
  • Ikan koi cenderung menyendiri
  • Lebih pasif dengan gejala lebih sedikit menggerakkan sirip
  • Sirip dirapatkan ke sisi badan

Nah, jika anda melihat gejala seperti itu, maka anda bisa menangkapnya untuk melihatnya secara lebih detail periksa bagian insangnya dan perhatikan apakah ada yang luka, membusuk atau benjolan kecil.

Penanganan pertama pada koi yang terindikasi terkena penyakit

  • Segera mungkin lakukan isolasi pada ikan yang terkena penyakit. Pindahkan pada akuarium/ember/kolam secara terpisah, untuk mencegah kemungkinan penularan pada ikan lain yang masih sehat
  • Usahakan menjaga temperature air tempat isolasi ikan koi tetap stabil
  • Lakukan aerasi yaitu dengan memberikan oksigen yang cukup menggunakan pompa udara